Regional
Desa Ayamputih Kebumen Bangkit Lewat Program Desa Dampingan
Desa Ayamputih di Kebumen bangkit lewat Program Desa Dampingan Pemprov Jateng yang memperkuat ekonomi, UMKM, dan peternakan warga.

Menurutnya, kemitraan tersebut perlu terus diperkuat agar hasil produksi peternak lokal dapat terserap oleh program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah itu dinilai mampu memberikan kepastian pasar bagi peternak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kita pastikan apa yang diarahkan Pak Gubernur, SPPG Jawa Tengah harus beli telur dari Jawa Tengah, harus beli ayam dari Jawa Tengah supaya masyarakat kita bisa tumbuh bersama," tegasnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Widi Hartanto, menjelaskan bahwa program Desa Dampingan di Desa Ayamputih Kebumen telah berjalan sejak 2025 sebagai bagian dari percepatan penanggulangan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan berbasis desa.
Selama 2025, Desa Ayamputih menerima bantuan senilai Rp492,81 juta yang bersumber dari kolaborasi berbagai OPD, Baznas, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Bantuan tersebut meliputi subsidi pangan dan energi bagi keluarga miskin, rehabilitasi 10 unit RTLH, pembangunan sanitasi, bantuan modal usaha, bibit tanaman produktif, hingga edukasi konsumsi pangan bergizi.
Program tersebut berlanjut pada 2026 dengan cakupan yang lebih luas. Bantuan diarahkan untuk pengembangan usaha mikro, kelompok usaha bersama, budidaya bebek petelur, pembangunan sembilan jamban keluarga, serta rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni dengan nilai Rp100 juta.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara BUMDes Desa Ayamputih dengan PT Jateng Agro Berdikari guna menjamin keberlanjutan usaha peternakan ayam petelur di desa tersebut.
Baca juga
Baca Juga
Pilihan Redaksi












