Regional
HUT ke-81 KAI, Argo Merbabu Hadirkan Nuansa Sejarah
HUT ke-81 KAI dirayakan lewat vintage livery KA Argo Merbabu dan puisi Di Stasiun Tawang, menghadirkan sejarah perkeretaapian kepada publik.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, pemakaian vintage livery menjadi salah satu cara KAI memperingati HUT ke-81 sekaligus membawa kembali cerita dari perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia kepada masyarakat.
“HUT ke-81 KAI menjadi momentum untuk melihat perjalanan perusahaan sekaligus mengenang sejarah perkeretaapian yang telah menjadi bagian dari perjalanan bangsa. Melalui vintage livery ini, kami menghadirkan kembali nuansa salah satu kereta bersejarah dalam bentuk yang dapat dilihat dan dirasakan masyarakat saat ini,” ujar Luqman.
Jejak yang menginspirasi vintage livery KA Argo Merbabu tersebut berasal dari kereta seri ABL-9000 yang mulai digunakan DKA pada 1 Oktober 1954.
Kereta ABL-9000 memiliki konfigurasi kelas 1 dan kelas 2 yang ditempatkan dalam kompartemen dengan sekat berpintu. Kapasitasnya masing-masing terdiri atas 12 tempat duduk untuk kelas 1 dan 47 tempat duduk kelas 2.
Saat itu, sebanyak 49 unit ABL-9000 dipesan DKA. Kereta-kereta tersebut diproduksi oleh tiga pabrikan asal Prancis, yaitu Société Lorraine, Carel Fouché, serta Brissonneau et Lotz.
Pada awal masa operasionalnya, ABL-9000 dipakai untuk menunjang layanan kereta ekspres di sejumlah rute.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi


















