“Prestasi ini menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi ketika mendapat ruang, dukungan, dan kesempatan yang sama. Saya berharap keberhasilan para atlet ini menjadi inspirasi bagi anak-anak penyandang disabilitas lainnya untuk berani mengejar cita-cita,” ujar Agustina.

Komitmen menghadirkan ruang inklusif tersebut juga terus diwujudkan Pemkot Semarang di berbagai sektor. Di bidang pendidikan, Pemkot menyediakan jalur afirmasi bagi penyandang disabilitas dalam Pra-SPMB 2026. Sementara melalui Rumah Inspirasi, Pemkot menghadirkan wadah dukungan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi dan berpartisipasi lebih luas dalam kehidupan sosial.

Pasca-Peparpeda, NPCI Kota Semarang langsung mengalihkan fokus untuk mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah yang akan digelar di Kota Semarang pada November 2026. Ajang yang melibatkan 35 kabupaten/kota se-Jateng tersebut akan menjadi kesempatan bagi Kota Semarang untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah yang ramah dan aksesibel bagi penyandang disabilitas.(fi)