Menurut Anis, peningkatan penggunaan produk lokal harus tetap memperhatikan mutu, kualitas, dan keamanan bahan pangan.

“Ini penting sekali seperti peternak, petani, nelayan, kemudian sayur-mayur. Ini harus benar-benar dijaga mutu kualitasnya sekaligus bersumber dari lokal Kabupaten Pekalongan,” kata Anis.

Mitra MBG Diminta Patuhi SOP

Selain persoalan supplier, Pemkab Pekalongan juga mengevaluasi kepatuhan mitra terhadap SOP pelaksanaan MBG.

Sukirman mengatakan, secara umum Kabupaten Pekalongan relatif tidak banyak menghadapi persoalan terkait keamanan pangan. Namun, masih terdapat sejumlah mitra yang mendapatkan teguran karena dinilai belum sepenuhnya menjalankan ketentuan.

Bahkan, menurut Sukirman, ada mitra yang sempat dikenai penangguhan.

“Alhamdulillah memang Kabupaten Pekalongan relatif tidak terlalu banyak persoalan yang terkait dengan misalnya keracunan dan seterusnya. Tetapi SOP beberapa dari para mitra ini memang beberapa kali kita tegur dan bahkan ada yang kita suspend begitu,” ujarnya.