Ia menilai evaluasi harus dilakukan secara rutin agar persoalan yang ditemukan di lapangan dapat segera ditangani.

Dorong Paguyuban Mitra MBG

Untuk memperkuat komunikasi, Sukirman juga mendorong pembentukan paguyuban atau forum bersama para mitra MBG.

Forum tersebut nantinya dapat menjadi ruang koordinasi untuk membahas perkembangan pelaksanaan program, penerapan SOP, evaluasi penerima manfaat, hingga pertumbuhan jumlah kemitraan.

“Paguyuban ini sebagai keniscayaan yang harus kita dorong. Kemudian update situasi tentang SOP dan seterusnya. Kita evaluasi juga para penerima manfaat serta potensi pertumbuhan kemitraan yang akan datang,” jelasnya.

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut audiensi perwakilan Mitra MBG dengan Plt Bupati Pekalongan pada Agustus 2026. Pertemuan juga menjadi bagian dari tindak lanjut arahan rapat koordinasi pengamanan pangan Program MBG di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Sejumlah persoalan lain turut dibahas, antara lain pemantauan penerima manfaat, perubahan harga bahan baku, jam operasional SPPG, serta pelaksanaan inspeksi mendadak.