Semarang
Peran PKK Semarang: Pendataan Stunting hingga Bank Sampah
Lies Iswar Aminuddin menjelaskan peran PKK Semarang dalam mendukung program kesehatan dan lingkungan, sekaligus menegaskan partisipasi warga bersifat sukarela.

Struktur organisasi yang mencakup tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan, RW, RT, hingga Dasawisma dinilai menjadi salah satu kekuatan PKK dalam menjangkau warga.
Partisipasi Warga Tidak Harus Mengikuti Semua Agenda
Meski memiliki peran dalam mendukung program pemerintah, Lies menekankan bahwa kegiatan PKK dijalankan dengan semangat sosial dan kerelawanan. Para penggerak PKK, menurutnya, menyediakan waktu dan tenaga tanpa menerima honor dari aktivitas organisasi.
“Teman-teman yang ada di sini memang punya rasa sosial yang tinggi, rela berkorban, mau saling membantu, dan ingin membantu menyelesaikan permasalahan di lingkungan masyarakat sendiri. Kita ini tidak ada honornya, memang harus berkorban,” tuturnya.
Karena itu, ia mempersilakan warga yang ingin bergabung untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing. Warga yang memiliki kesibukan pekerjaan atau tanggung jawab keluarga juga tidak perlu merasa wajib menghadiri seluruh kegiatan.
“Kalau ibu-ibu PKK yang ikut, ya silakan bergabung. Kalau memang waktunya sibuk atau tidak memungkinkan, monggo, itu terserah masing-masing. Yang penting, bagaimana kita tetap berteman dengan tetangga dan lingkungan. Bentuk partisipasinya bisa dilakukan sesuai kemampuan masing-masing warga,” katanya.
Lies berharap kegiatan PKK tetap mampu memperkuat gotong royong dan kepedulian sosial tanpa mengabaikan kondisi setiap warga.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















