Semarang
Wali Kota Agustina Pastikan Layanan Damkar Tetap Optimal, Kesiapsiagaan Armada Diperkuat
TAPD telah mengalokasikan anggaran pemeliharaan kendaraan operasional Dinas Damkar dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026.

"Kalau lima unit armada saat ini belum mendapatkan alokasi BBM karena anggarannya dialihkan oleh dinas pada saat penyusunan DPA 2026, dapat dilakukan pergeseran anggaran secara internal dari sisa anggaran yang masih tersedia. Tidak perlu mengajukan Belanja Tidak Terduga (BTT) karena saat ini masih terdapat sisa anggaran dan tidak sedang terjadi kondisi kedaruratan di Kota Semarang," terangnya.
Sementara itu, Wali Kota menegaskan komitmennya untuk terus mendukung operasional Dinas Damkar, baik dari sisi anggaran maupun pemeliharaan sarana prasarana. Pada 2026, belanja operasi Damkar di luar belanja pegawai dialokasikan sekitar Rp8,43 miliar, dengan anggaran pemeliharaan kendaraan operasional mencapai Rp1,225 miliar.
"Pelayanan yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Kami memastikan kebutuhan operasional Dinas Damkar tetap menjadi bagian dari prioritas sehingga petugas dapat bekerja dengan sarana yang memadai dan memberikan respons terbaik ketika masyarakat membutuhkan," ujar Agustina.
Saat ini, Dinas Damkar menyiagakan 15 unit mobil pemadam kebakaran: 10 unit beroperasi aktif untuk pelayanan pemadaman, sementara lima unit lainnya disiagakan (_stand-by_) di kantor Dinas Damkar dalam kondisi baik dan siap diterjunkan jika dibutuhkan. Sepanjang 2026, belum ada kejadian kebakaran yang membutuhkan pengerahan lebih dari delapan unit mobil pemadam sehingga pelayanan tetap berjalan normal.
"Kita terus melihat kebutuhan di lapangan dan memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga. Setiap laporan darurat harus segera mendapatkan respons. Armada yang ada harus dipastikan siap digunakan, sementara armada yang membutuhkan perbaikan juga harus mendapat perhatian agar kapasitas pelayanan kita makin kuat," katanya.
Penguatan kapasitas Dinas Damkar juga dilakukan melalui pengadaan tiga armada baru pada 2026 yang telah selesai dibeli pada Juni lalu. Armada tersebut terdiri dari satu mobil pemadam berkapasitas tangki 1.000 liter untuk akses jalan terbatas/gang sempit, satu mobil penyelamatan (_rescue_), dan satu minibus penyuluhan untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















