Sejumlah meta-analisis menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara rutin berkaitan dengan penurunan risiko fibrosis lanjut dan sirosis. Besarnya perlindungan yang ditemukan berbeda-beda antarpenelitian dan dapat dipengaruhi oleh faktor lain, termasuk kondisi kesehatan dan pola hidup seseorang.

Ahli gizi Johannah Katz, M.A., RD, menyebut hubungan antara konsumsi kopi dengan risiko fibrosis dan sirosis sebagai salah satu temuan yang cukup konsisten.

"Kopi dapat mengurangi risiko fibrosis dan sirosis hati," kata Katz, dikutip dari Verywell Health.

Meski demikian, hasil penelitian tersebut tidak berarti kopi dapat mencegah semua jenis penyakit hati. Konsumsi kopi juga bukan pengganti pemeriksaan ataupun pengobatan medis.

Mengapa Kopi Bisa Memberikan Efek Perlindungan?

Salah satu alasannya diduga berasal dari kandungan senyawa bioaktif dalam kopi.

Selain kafein, kopi mengandung polifenol dan berbagai senyawa antioksidan. Beberapa di antaranya dipercaya memiliki aktivitas yang berkaitan dengan pengurangan stres oksidatif dan peradangan.